Rabu, 31 Juli 2019

Number Riddle 1/2


Unrandom Number

Terdapat seorang wanita yang bernama Julie. Saat itu keluarganya sedang dalam permasalahan tentang lamaran yang akan dia lakukan dengan pacarnya. Pamannya tidak menyetujui lamaran tersebut karena menurut pamannya bahwa sang lelaki berasal dari keluarga yang berbeda level dengan keluarganya. Sementara ayahnya menyerahkan semuanya kepada Julie untuk masalah hati karena perasaan tidak bisa dipaksakan. Walaupun Paman Julie bersikeras untuk membujuk Julie agar tidak menerima lamaran tapi jika Julie tetap memilih kekasihnya sebagai pendamping hidup Ia tak akan memaksa.
Pada suatu hari Julie terpaksa pulang sore dari kampusnya karena terdapat kecelakaan tunggal sebuah truck pengangkut cat warna merah di jalan raya. Truck tersebut terguling di lajur paling kiri sehingga menyebabkan semua kendaraan yang berada di lajur kanan terkena cat dan beberapa kendaraan yang berada di lajur yang berlawanan juga terkena cipratan cat. Julie pun melambatkan laju sepeda motornya karena takut akan kotor jika terkena cat.
Sesampainya di rumah ternyata keadaan rumahnya kosong. Terdapat sepucuk surat yang berisikan bahwa kedua orang tuanya sedang pergi ke desa bersama seluruh keluarga besarnya untuk mengurus pernikahan saudaranya yang ada di desa, orang tuanya juga meninggalkan sebuah Hp jadul yang berisikan pulsa jika terjadi sesuatu dan untuk jaga-jaga jika Hp miliknya kehabisan pulsa. Mau tak mau Julie pun harus tinggal sendiri di dalam rumah. Bertepatan hari itu adalah hari sabtu dan malamnya adalah malam minggu Ia pun mengupload story di instagram berharap ada salah satu temannya yang melihat story dan mengajaknya pergi keluar. Lama menunggu sekian lama namun tetap tidak ada teman yang mengajaknya pergi keluar. Statusnya telah dilihat oleh 1200 orang namun tak ada satupun yang menanggapi. Akhirnya ada satu temannya yang mengajaknya keluar untuk menonton salah satu film. Walaupun Julie pernah melihat film itu sebelumnya namun Ia tetap ingin pergi keluar bersama temannya, setidaknya Ia tidak menghabiskan waktunya sendiri di dalam rumah.
Jam 6 sore beberapa menit setelah insiden kecelakaan truk Julie mulai merasa jenuh menunggu temannya yang berjanji akan menjemputnya. Temannya mengatakan bahwa keadaan di jalan raya saat ini lumayan macet sehingga tidak akan bisa menjemput tepat waktu. Julie pun kembali mengupload story di instagramnya bahwa Ia akan pergi bermalam minggu dengan caption bahwa ia akan pergi dengan orang yang paling dekat dalam hidupnya. Setelah menunggu lumayan lama akhirnya terdengar suara mobil dari luar. Julie pun langsung menuju keluar dan menemuinya. Namun seketika ada seseorang yang keluar dari mobil dan langsung menikam Julie. Julie pun merasa kesakitan dan mati akibat kehabisan darah.
Beberapa menit kemudian temannya datang dan berteriak minta tolong. Polisi dan detektif pun segera datang dan menyelidiki kasus tersebut. Ternyata Julie meninggal karena pendarahan dan meninggal 7 menit sesaat setelah ditikam dan tepat di samping tubuhnya terdapat 4 bekas roda ban mobil. Besar kemungkinan bahwa Mobil yang dikendarai pembunuh terkena beberapa bercak darah dari Julie. Detektif mengira bahwa pelakunya belum jauh dan pasti pelakunya akan membersihkan noda bercak darah tersebut. Polisi pun langsung menuju ke tempat cucian mobil di seluruh kota dan meminta berkas cctv. Mobil yang datang ke tempat pencucian untuk dibersihkan dan terlihat noda merah kebanyakan datang diantara jam 17.45-18.30 dimana 18.30 adalah waktu dimana Julie di tikam. Total terdapat 3 mobil yang terlihat membersihkan noda merah di pencucian yang letaknya dekat dengan tempat kejadian pembunuhan. Pemilik mobilnya yaitu :
-          Aaron (Tunangan Julie yang juga mobilnya telah terkena noda merah berniat untuk mencucikan mobil barunya agar kembali kinclong. Ia juga telah melihat status Julie dan bermaksud untuk memberikan kejutan berupa mobil baru untuk jalan-jalan)
-          Stephanie (Teman Julie yang berniat untuk menjemput Julie namun ketika melewati jalan raya Ia mobilnya terkena cipratan cat dan sangat macet akhirnya memutuskan untuk mampir ke pencucian mobil terlebih dahulu)
-          Tina (Salah satu kurir belanja online yang mengantarkan barang ke rumah di samping Julie. Ia datang untuk memberikan paket pada pukul 18.20 dan ketika melewati Jalan raya tempat kecelakaan mobilnya terkena cat dan terpaksa harus membersihkannya noda nya agar tidak dimarahi bosnya)
Ketika TKP benar-benar bersih Detektif menemukan suatu kode yang ditulis oleh Julie dengan tangan kanannya sesaat setelah pembunuh meninggalkannya dan tangan kirinya menunjuk Hp jadulnya yang tergeletak di depan kepalanya


Siapakah pembunuhnya? 
tulis komen di bawah untuk menjawab
jawabannya akan tersedia di post selanjutnya



Kamis, 25 Juli 2019

Lingkungan

Kota Yang Malang


            Sore itu sepulang dari kantor jalanan di kota penuh sesak. Semuanya ada disana mulai dari truk hingga sepeda kayuh berbagai merek. Baru kali ini aku pulang dengan keadaan macet terparah yang pernah ku alami selama hidup di kota ini. Polusi dimana-mana dan keadaan pohon sepertinya mulai jarang terlihat dan terganti dengan pohon beton dan kaca yang menjulang tinggi. Sungai kopi mengalir dengan tenang di pinggir jalan. Yup sungai kopi seperti warnanya sungai ini sehitam kopi. Entah bahan kimia apa saja yang ada di dalam sana bahkan melihatnya saja membuatku mual. 
            Sesampainya di rumah aku langsung mengerjakan tugas kantorku yang belum selesai dan harus dikirim malam itu juga. Melelahkan memang namun bagaimana lagi. Tinggal di kota industri dimana tidak ada pengangguran sama sekali. Masyarakatnya memang sejahtera namun tidak sesejahtera yang kau bayangkan. Setiap pagi dimana yang seharusnya ayam berkokok kini digantikan dengan suara klakson yang selalu di pencet bak mainan dan kata umpatan yang selalu terlontar dari mulut mereka. Aku tak tahu apa yang ada di pikiran mereka sampai sampai di pagi hari pun kemacetan dan kerusuhan sudah harus menghias kota ini. Aku pun bersiap untuk kerja dan berpakaian rapi juga menyiapkan telinga ku agar tidak jebol mendengar klakson yang sangat keras.
          Ketika keluar dari rumah aku melihat jalanan sekitar basah. Ternyata semalam baru saja terjadi hujan yang sangat deras. Akupun tak memperdulikannya dan tetap melanjutkan untuk berangkat kerja. Baru saja aku keluar dari komplek perumahan aku telah disambut oleh macet panjang. Aku tak habis pikir dengan keadaan kota ini. Bingung apa yang menyebabkan kemacetan aku pun menyalip beberapa pengendara dan ternyata terdapat pohon yang tumbang, sepertinya akibat hujan kemarin malam pikirku. Terlihat aparat polisi dan beberapa pekerja berusaha memindahkan pohon tersebut dengan tenaga yang ada. Melihat hal tersebut akupun langsung turun dan membantu pekerja tersebut begitu juga dengan pengendara lainnya. Setelah pohon berhasil di pindahkan akhirnya jalanan kembali lancar. Lega akhirnya melihat jalanan tidak macet lagi. Namun persepsi ku rupanya salah. Setelah berjalan beberapa kilo aku kembali dihadapkan macet. Namun kali ini bukan pohon tumbang melainkan luapan sungai kopi yang menjijikan dan penuh sampah memenuhi jalanan. Merasa muak akhirnya akupun memutuskan untuk tidak masuk kerja dan pergi mengambil rehat sejenak.
          Akupun memutuskan untuk kembali pulang ke rumah dan langsung menelpon bosku bahwa aku tidak bisa masuk karena demam. Bosku menyetujuinya dan menyuruhku untuk mengirim berkas yang seharusnya untuk minggu depan dikirimkan sekarang. Akupun langsung mengerjakannya dan segera mengirimnya agar bisa beristirahat dari hiruk piruk kota. Selang beberapa jam setelah menyelesaikan pekerjaan akupun langsung mengirimnya dan kini aku bingung apa yang harus dilakukan untuk menikmati istirahat ini. Setelah dipikir pikir akhirnya aku memutuskan untuk pindah kota ke tempat yang lebih hijau. 
         Beberapa hari setelahnya aku pun memutuskan untuk bekerja di kantor cabang yang terletak di kota lain. Aku pun mengemasi semua barangku untuk pindah rumah. Untuk sementara aku akan tinggal di apartemen. Kebetulan apartemen yang akan aku tempati kebetulan adalah punya temanku sehingga akupun mendapat harga murah. Semua barang pun aku ku masukkan ke dalam koper kecuali taman bunga dan beberapa pohon yang ada di belakang rumah. Semoga pohon dan bunga yang aku tanam dirawat oleh pemilik selanjutnya dan tumbuh subur untuk mengubah keadaan kota